Diabetes (kencing manis) adalah penyebab utama kebutaan dan gagal ginjal pada orang dewasa. Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa orang yang menderita diabetes memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung dan berbagai penyakit kronis lainnya. Namun, penyakit ini sangat mudah dihindari dengan strategi yang tepat. Mari kita temukan beberapa cara sederhana untuk mencegah diabetes dalam ulasan berikut.

Cara Mudah Mencegah Diabetes

Diabetes, terutama diabetes tipe 2, sangat mudah dicegah. Sekitar 9 kasus dari 10 diabetes dapat dihindari dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Perubahan gaya hidup tidak hanya efektif dalam pencegahan diabetes, tetapi mereka juga mencegah berbagai penyakit kronis di masa depan.

Sekarang sebelum terlambat, curang cara mencegah diabetes yang bisa Anda terapkan mulai hari ini.

Raih berat badan yang sehat
Apakah Anda yakin berat badan Anda ideal, lebih kecil atau lebih? Jika Anda tidak yakin, Anda dapat mengetahui berapa indeks massa tubuh Anda (BMI) melalui kalkulator IMC Hello Sehat atau dengan mengklik tautan berikut http://bit.ly/indeksmassatubuh.

Hati-hati jika Anda termasuk orang yang kelebihan berat badan atau bahkan obesitas. Mengutip WebMD, obesitas adalah faktor risiko nomor satu untuk diabetes tipe 2. Ini berarti bahwa orang yang kelebihan berat badan memiliki potensi risiko lebih besar terkena diabetes.

Faktanya, obesitas mengganggu kerja metabolisme yang pada gilirannya membuat sel-sel tubuh tidak mampu merespons insulin dengan benar. Ini berarti bahwa tubuh Anda menjadi kurang atau sama sekali tidak sensitif terhadap insulin, yang mengakibatkan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah salah satu penyebab utama diabetes tipe 2.

Mencoba menurunkan berat badan adalah cara terbaik untuk menghindari diabetes. Hasil studi klinis yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat juga menyarankan hal serupa.

Dalam laporannya, NIH menyatakan bahwa dengan menurunkan berat badan, risiko terkena diabetes tipe 2 berkurang sebesar 58 persen.

Makan makanan bergizi
Mengubah diet adalah cara lain untuk mencegah diabetes. Jika selama ini Anda cenderung terbiasa makan makanan berlemak, gula tinggi dan prosesi serba (makanan cepat saji atau kalengan), Anda berdagang dengan yang lebih sehat. Pastikan piring makan Anda selalu mengandung beragam karbohidrat, protein, serat, lemak baik vitamin dan mineral.

Sayuran dan buah-buahan adalah sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk tubuh. Jadi Anda bisa mendapatkan protein dari telur, tahu, tempe, daging tanpa lemak dan ikan.

Sekarang untuk asupan karbohidrat, mereka sebenarnya tidak hanya berasal dari nasi putih. Sesekali cobalah karbohidrat lain yang lebih sehat tetapi tetap kenyang. Misalnya, nasi merah, jagung atau ubi.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan porsi gula, garam dan minyak yang ditambahkan ke masakan. Kementerian Kesehatan menyarankan agar kita mengonsumsi maksimal 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan minyak dalam sehari.

Ingat, apa yang Anda makan memengaruhi cara tubuh Anda bekerja. Maka mulai hari ini, pastikan Anda lebih berhati-hati dalam memilih apa yang harus dikonsumsi untuk mencegah diabetes.

Perhatikan porsi makanan
Selain memperhatikan jenis makanan, penting juga untuk mengukur porsi makanan sehari-hari. Apalagi jika Anda terbiasa makan nasi putih.

Jika Anda merasa sulit untuk beralih dari nasi putih ke alternatif karbohidrat lain, cobalah mulai memotong porsi nasi Anda sedikit demi sedikit. Misalnya menggunakan piring yang lebih kecil. Makan dengan hidangan kecil membuat Anda tidak sadar, jadi Anda harus mengurangi porsi makanan lebih sedikit dari biasanya.

Idealnya, lebih baik makan sedikit, tetapi sering daripada harus makan dalam jumlah besar secara bersamaan. Selain menyebabkan sakit perut, sebagian besar makanan juga bisa menyebabkan penambahan berat badan dan gula darah yang akhirnya memicu diabetes.

Selain itu, Anda masih harus terbiasa makan 3-4 porsi sayuran untuk makan dan 2-3 porsi buah dalam sehari.

Kurangi gula
Makanan dan minuman manis menggoda. Namun, ada banyak penelitian medis yang menunjukkan bahwa konsumsi gula yang berlebihan dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan risiko diabetes

Gula yang sama sebenarnya tidak menyebabkan diabetes secara langsung. Namun, sebagian besar makanan manis dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena gula membuat ketagihan. Itu sebabnya Anda tidak bisa berhenti makan ketika makan terlalu manis. Selain itu, keinginan untuk makan makanan manis biasanya muncul ketika Anda stres.

Seperti dijelaskan di atas, kelebihan berat badan dan obesitas adalah faktor risiko utama diabetes. Karena itu, mengurangi atau bahkan menghindari makanan dan minuman manis adalah cara yang efektif untuk mencegah diabetes.

Baca Juga :